Minggu, 05 Januari 2014

Tokoh wali songo dari Cirebon

SEKILAS TENTANG SUNAN GUNUNG JATI

Wayang SunanGunungJati 195x300 Tokoh wali songo dari Cirebon
Sunan Gunung Jati adalah putra Sultan Hud yang berkuasa di wilayah Bani Israil, yang masuk wilayah mesir, Sunan Gunung Jati dikenal sebagai tokoh Wali Songo yang menurunkan sultan-sultan Banten dan Cirebon. Strategi dakwah yang dijalankan Sunan Gunung Jati adalah memperkuat kedudukan politis sekaligus memperluas hubungan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di Cirebon, Banten dan Demak melalui pernikahan. Selain itu, Sunan Gunung Jati menggalang kekuatan dengan menghimpun orang-orang yang dikenal sebagai tokoh yang memiliki kesaktian dan kedigdayaan.

Makam Sunan Gunung Jati 300x214 Tokoh wali songo dari Cirebon

MAKAM Sunan Gunung Jati terletak di Gunung sembung yang masuk desa astana, kecamatan Cirebon Utara, Kabupaten Cirebon. Seperti makam Wali Songo yang lain, makam Sunan Gunung Jati berada didalam cungkup berdampingan dengan makam Fatahillah, Syarifah Muda’im, Nyi Gedeng Sembung, Nyi Mas Tepasari, Pangeran Dipati Carbon I, Pangeran Jayalelana, Pangeran Pasarean, Ratu Mas Nyawa, dan Pangeran Sedeng Lemper. Di sebelah luar cungkup terdapat dua makam tokoh yang dekat dengan Sunan Gunung Jati, yaitu makam Pangeran Cakrabuana dan Nyi Ong Tien, mertua dan istri Sunan Gunung Jati.
Berbeda dengan makam-makam keramat Wali Songo yang lain, makam Sunan Gunung Jati tidak bisa diziarahi langsung oleh peziarah, karena areanya yang terletak tingkat sembilan yang masing-masing tingkat dihubungkan oleh sembilan pintu gerbang. Kesembilan pintu tersebut memiliki nama berbeda satu sama lain, seperti
  1. Pintu Gapura
  2. Pintu Krapyak
  3. Pintu Pasujudan
  4. Pintu Ratnakomala
  5. Pintu Jinem
  6. Pintu Rararoga
  7. Pintu Kaca
  8. Pintu Bacem
  9. Pintu Teratai yaitu pintu untuk masuk ke area makam Sunan Gunung Jati.
makam sunan gunung jati 001 196x300 Tokoh wali songo dari Cirebon 
Para peziarah hanya diperbolehkan ziarah sampai Pintu ke tiga atau Pintu pasujudan atau Sela Matangkep.

ASAL-USUL DAN NASAB
Menurut Naskah Mertasinga yang dialihaksarakan dan dialihbahasakan oleh Amman N. Wahyu yang diberi judul Sejarah wali, Syarif Hidayatullah yang kelak termasyhur dengan sebutan Sultan Gunung Jati ada;aj putra Hud yang berkuasa di Negara Bani israil, hasil pernikahan dengan Nyi Rara Santang, Sultan Hud adalah Putra Raja Odhara, Raja Mesir. Raja Odhara putra Jumadil Kabir, Raja besar di negeri quswa, Jumadil Kabir putra Zainal Kabir. Zainal Kabir putra Zainal Abidin. Zainal Abidin putra Husein, Yaitu putra Ali bin Abi Thalib dengan Siti Fatimah binti Nabi Muhamad Saw.
Menurut naskah Carita Purwaka Caruban Nagari, ayahanda Sunan Gunung Jati adalah Sultan Mahmud yang bernama Syarif Abdullah putra Ali Nurul Alim dari Bani Hasyim keturunan Bani Ismail, yang berkuasa di ismailiyah di negeri mesir yang wilayahnya mencapai Palestina kediaman Bani Israil. Tentang pernikahan Syarif Abdullah dengan Nyai Rara Santang yang kemudian berganti nama menjadi Syarifah Muda’im hingga kelahiran Syarif Hidayatullah, dipaparkan dalam Carita Purwaka Caruban Nagari sebagai berikut
Ing waluwarnawa ika ta Nyai Lara Santang sinomah de ning Maolana Sultan Mahmud Kang sinebut yug yuang Sarip Abdullah anakira Ali Nurul Alim//saking Hasim wangsanira/witan ika sakeng Banisma’il ika/ikang rumuhun amagehi Isma’ilya kithanira kang yugang amagehi Banisra’il kang haneng Pilistin mandalanya kawilang kakawasanira//
kedhatwan ika makabehan sinewaka ring kaprabun Mesir negari//ri huwus ika Nyai Larang Santhang winastuwan ngaran Saripah Mudaim/ i sedheng rakanira ingaranan Haji Abdullah Iman/ tatkala Saripah// i sedhengira ngidam kaworan sangang ruwanya pasamanya sang swami/ wineh pra sadasyanya sowang-sowang pantara ning yata Panghuku jamaludin//
Sang patih Jamalulail lawan pra mantri Abdul Japar/Mustapa/Kalil/al-Hudyin Ahmad lawan Haji Abdul (lah) Iman/ i sehengira Mahapatih Un(g) kajutra rayinira sang nata tan atut/ mathangyan// sira mangawaki sang raka pinaka [panaka] kaprabun ingkana lawan ninaya pra mantri lawan wadyabala/ samangkana ing kitha Mekah ika ta Saripah Mudaim mijil ta raray jalu kang utama// de ning sang rama/ ingrabab Sarip Hidayat/ pira kunang lawasnika akara patangdasa rahine kulem wekas/ sang nata somah muwang sang narendrasuta kang anyar mijil ika tuwi saparicaranya//
Naskah Nagarakretabhumi yang menjadi rujukan Serat Purwaka Caruban Nagari tak berbeda menuturkan bahwa Syarif Hidayatullah yang masyhur dengan sebutan Sunan Gunung Jati asal orang tuanya dari daerah Mesir, tepatnya di Ismailiyah yang berkuasa atas Bani Israil di Palestina. yang menarik, adik Raja Mesir yang menjadi magapatih bernama Unkajutra, nama yang sama sekali bukan arab tetapi lebih mendekati yahudi dari klan jutra atau jethro.
Setelah dua tahun melahirkan Syarif Hidayatullah, Nyai Lara Santang dikisahkan hamil dan melahirkan lagi seorang putra yang dinamai Syarif Nurullah. Tidak lama sesudah itu, suaminya, Syarif Abdullah wafat dan kedudukannya sebagai raja digantikan oleh adiknya, Ungkajutra yang ergelar Raja Onkah (Sa,punya mijil Sarif Hidayat pantara ning rwang warsa tumuli Saripah Mudaim mijilakna rare kaping ruwang kang ingaranan//Sarip Nurullah/ ta masowe pantara ning ika kaprabun kinawasakna dheng rayinira yata Sang Mahapatih Ungkajutra lawan/winastuwan ngaran Raja Onkah//)
Berdasarkan sumber sejarah wali, Nagaraktabhumi, Serat Purwaka Caruban Nagari, Babad Tjirebon, Sejarah Banten Rante-rante, Sadjarah Banten diketahui bahwa Syarif Hidayatullah yang masyhur dengan sebutan Sunan Gunung Jati itu leluhurnya berasal dari mesir, yaitu keturunan Sultan Hud Raja Bani Israil yang terhitung keturunan Nabi Muhamad Saw dari jalur Zainal Kabir keturunan Imam Zainal Abidin bin Imam Husein bin Fatimah binti Muhamad Saw.
Sementara menurut telaah Syed Muhamad naquib al-Attas (2011) yang menggunakan sumber Shajarah Raja-Raja Cirebon yang ditemukan Sayyid Salim bin Ahmad bin Jandan pada tahun 1933 dari arsip keraton Sultan Cirebon, yang berisi silsilah Raja-Raja CIrebon yang menurut cerita naskahnya diperoleh dari Sultan Kasepuhan Muhamad Shamsuddin dan telah dibandingkan dengan manuskrip milik kyai Muhammad Salih Cirebon; Kyai Abbas Cilideuk, Cirebon; Pangeran ahmad kubang cirebon, raden zainal ashiqin cirebon dan kyai abdul halim maja lingga cirebon didapati bahwa syarif hidayatullah – sunan gunung jati jalur silsilah leluhurnya bukan berasal dari mesir melainkan dari hadramaut, yakni dari tokoh keturunan Nabi Muhammad Saw, yang bernama Muhammad Shahib Marbath. menurut sayyid salim bin jandan yang telah mengkaji naskah-naskah cirebon tersebut diperoleh jalur silsilah yang menunjuk bahwa maulana sultan hidayat allah adalah putra maulana amir abdullah putra maulana sayyid nur al-alam bin maulana jamaluddin husyn yang silsilahnya naik ke atas sampai kepada maulana al-mu’azzam muhammad shabib marbath.
Jika silsilah yang bersumber dari naskah Shajarah Raja-Raja Cirebon yang dimiliki Sayyid Salim bin ahmad bin jindan adalah autentik dan benar sumbernya maka syarif hidayat sunan gunung jati memiliki hubungan genealogi dengan tokoh-tokoh wali songo, Raja-Raja palembang, raja-raja mindanao, raja-raja malaka, dan sultan-sultan brunei yang menurut sumber tulisan yang disusun oleh orang-orang asal hadramaut adalah keturunan Maulana Muhammad Shabib Marbath. menurut silsilah palembang, banten dan gresik yang dikonfirmasi dengan silsilah Bani Alawi dari hadramaut diketahui bahwa ibrahim zaynuddin al-akbar putra tertua jamaluddin husyan adalah keturunan Muhammad shabib marbath melalu jalur putranya yang bernama alawi. Syed Muhammad naquib al-atlas mengidentifikasi zaynuddin al-akbar adalah orang yang sama dengan tokoh yang belakangan dikenal sebagai sharif awliyah. Silsilah ini juga menunjukan bahwa salah seorang dari enam saudara zaynuddin al-akbar, yang bernama zaynal alam barakat adalah ayah dari malik ibrahim tokoh yang makamnya di gresik berangka tahun 822 hijriyah (1419 M).
Dengan menggunakan silsilah yang dimiliki sayyid ali bin ja’far al-saqqaf yang dikenal sebagai silsilah hadrami yang berisi daftar nama keturunan hadramaut yang tinggal di Indonesia, yang didalamnya terdapat daftar silsilah yang disebut silsilah keturunan raja-raja palembang. syed muhammad naquib al-atlas (2011) menyimpulkan bahwa silsilah asli para penguasa palembang beserta keturunannya memiiki kaitan dengan silsilah Nabi Muhammad yang berjalin berkelindan dalam persilangan silsilah dengan para keturunan pemimpin-pemimpin quraisy seperti khalifah abu bakar, umar, uthman, ali dan al-abbas, dimana keturunan dari jalur Nabi Muhammad itu mengikuti garis imam al-husyan yang menurun ke bawah pada imam muhammad shabib marbath dan imam-imam keturunananya yang menyebarkan agama islam di kepulauan malaya dan menjadi raja-raja muslim disana.
Sebagaimana silsilah raja-raja cirebon dan raja-raja palembang yang merujuk kepada tokoh Muhammad Shahib Marbath, syed muhammad naquib al-atlas yang menggunakan sumber silsilah hadrami menyimpulkan bahwa raja-raja malaka, brunnei, mindanao, dan raja-raja gresik keturunan sunan giri silsilahnya ke atas merujuk kepada Nabi Muhammad dari jalur imam al-huseyn melalui imam muhammad shahib marbath. tampaknya dengan bertolak dari silsilah yang disebut hadrami ini, perlu dilakukan kajian ulang yang berkaitan dengan asal usul genealogi syarif hidayat untuk menetapkan secara pasti apakah tokoh penyebar islam yang masyhur disebut Sunan Gunung Jati itu asal leluhurnya dari mesir ataukah dari hadramaut.
sumber : atlas wali songo – agus sunyoto

Incoming search terms:

  • makam sunan gunung jati
  • makam cirebon
  • yhs-004
  • area makam sunan gunung jati
  • makam sunan wali songo
  • asal usul keris kalamunyeng
  • silsilah raja banten atut
  • tokoh wali songo yang jadi raja di cirebon
  • sultan hud silsilah
  • silsilah sunan gunung jati

1 komentar: